Kami tidak tahu kapan tepatnya segalanya dimulai. Mungkin saat duduk bersisian di ruang yang sama, atau saat mata saling mencari tanpa alasan. Gedung itu—yang dipenuhi warna dan karya, menjadi saksi diam dari pertemuan yang pelan tapi nyata. Waktu berjalan tanpa tergesa, dan hati kami mulai saling mengenal dalam diam. Bukan kisah besar yang gegap gempita, hanya dua langkah kecil yang saling mendekat, hingga kini menjadi satu arah.