Dengan memohon Rahmat dan Ridho Allah SWT yang telah menciptakan makhluk-Nya secara berpasang-pasangan Kami bermaksud menyelenggarakan pernikahan kami
Muhamad Dion Shafarudin, S.Pd
Putra pertama bapak Choirul Huda ibu Sulis Mudjayatun
&
Febfi Norsely, S.Ikom
Putri ketiga bapak Ma'in ibu Rumiati
Countdown To
Our Happy Day
00
Days
00
Hours
00
Minutes
00
Seconds
Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir (QS. Ar-Rum Ayat 21)
Wedding
Event
Dengan Memohon Rahmat Dan Ridho Allah SWT Yang Telah Menciptakan Makhluk-Nya Secara Berpasang-Pasangan Kami Bermaksud Menyelenggarakan Pernikahan Kami
Akad
Kamis, 25 September 2025
Pukul : 08.00 WIB
Kediaman mempelai wanita
Dsn. Sambilan Ds. Mantup Kec. Mantup, Lamongan Jawa Timur
Semua bermula dari momen kecil yang nyaris tak terasa—sebuah sapa ringan di koperasi SMP, saat usia kami masih belasan. Singkat, biasa saja, tapi rupanya cukup untuk membuat semesta bekerja diam-diam setelahnya.
Cerita yang Diam-Diam Tumbuh
Kami tak sering berbicara langsung. Tapi lewat kata-kata sederhana yang ditukar lewat layar, kami mulai saling mengenal. Perlahan, tanpa rencana, kami menjadi bagian dari hari-hari satu sama lain. Dekat… dengan cara yang paling tenang. Kami tumbuh, belajar menjadi remaja yang saling menemani dalam diam. Lalu seperti musim yang berganti, hidup membawa kami ke jalan yang berbeda. Tak ada perpisahan, hanya jarak yang perlahan tumbuh di antara kami.
Waktu yang Menjaga
Namun semesta punya caranya sendiri untuk menyimpan sesuatu yang belum selesai. Waktu berjalan, tahun-tahun berlalu, tapi ada saja angin kecil yang meniupkan kabar… satu-dua pesan, seolah cukup untuk membuat hati tetap saling terjaga. Sampai suatu ketika, di penghujung 2024, cerita kami menemukan bab baru. Pertemuan itu terasa berbeda—lebih hangat, lebih tenang, dan penuh rasa yang sulit dijelaskan. Seperti menemukan sesuatu yang sejak lama menunggu, tapi baru kini terlihat dengan jelas.
Benang takdir yang menyatukan
Bukan karena dicari, bukan karena ditunggu, tapi karena semesta tahu: waktunya sudah tiba. Dan di antara percakapan yang sederhana, tatap yang tenang, dan senyum yang terasa familiar, kami tahu… tidak ada yang benar-benar kebetulan. Kini, dengan rasa syukur, kami melangkah bersama. Dari sapa singkat menjadi janji besar, dari sekadar kabar menjadi sebuah langkah nyata: menuju pernikahan, tempat di mana cerita ini akan terus tumbuh. Karena pada akhirnya, cinta ini memang selalu tahu jalan pulang.
Doa & restu Anda di acara pernikahan kami sudah cukup sebagai hadiah, namun apabila Anda ingin memberikan lebih, maka kami akan menerima dengan senang hati dan tentunya hal ini akan melengkapi kebahagiaan kami