kita bahkan masih terus mengabarkan 1 sama lain dikarenakan aku (Yola) merantau untuk menempuh pendidikan, bertahun-tahun lamanya menjalin pertemanan, sampai akhirnya kita terpisah dengan pasangan, dia (Nanda) justru mengungkapkan isi hatinya untuk bisa menjadi pasanganku, kehendaknya ini menimbulkan kebimbangan, dan ketakutan hati, “bagaimana jika kita pisah?”, “bagaimana jika aku tidak bisa mengenalnya lagi?”, “apakah aku harus kehilangan seseorang yang selama ini ada saat aku butuhkan?”, begitulah kira2 pikiran itu yang pada akhirnya dia meyakinkanku bahwa ini tidak akan berakhir sia-sia.